Cara Rawat Power Window dan Sliding Door
Dp Rentcar - Meskipun bukan komponen berjenis fast moving, power window dan sliding door memerlukan perhatian khusus. Power window yang baik, bekerja dengan lancar ketika naik dan turun. Tidak tersendat-sendat dan tidak menggores kaca. Bila salah satu gejala tersebut terjadi pada jendela elektris Anda, berarti berkunjung ke bengkel spesialis power window menjadi jawabannya.
Begitu juga dengan sliding door. Mobil berpintu geser memang praktis. Urusan kinerjanya wajib diperhatikan. Pintu jenis ini sistem mekanismenya ada dua macamnya, manual dan otomatis. Keduanya memiliki ciri-ciri yang sama ketika komponennya mengalami gangguan. Misalnya pergerakannya menjadi lambat, atau malah mati ketika motornya mengalami gangguan. Sebaiknya Anda segera menyambangi bengkel resmi atau spesialis sliding door bila mengalami hal seperti itu.
Power Window
Motor
Begitu juga dengan sliding door. Mobil berpintu geser memang praktis. Urusan kinerjanya wajib diperhatikan. Pintu jenis ini sistem mekanismenya ada dua macamnya, manual dan otomatis. Keduanya memiliki ciri-ciri yang sama ketika komponennya mengalami gangguan. Misalnya pergerakannya menjadi lambat, atau malah mati ketika motornya mengalami gangguan. Sebaiknya Anda segera menyambangi bengkel resmi atau spesialis sliding door bila mengalami hal seperti itu.
Power Window
Motor
Konstruksi sistem power window tak berbeda jauh dengan konstruksi jendela dengan engkol mekanis. Hanya saja pada gerigi yang menggerakkan regulator diberi motor, membuatnya bisa bergerak ketika motor tersebut dialiri listrik. Kerusakan pada motor menyebabkan kaca tak bisa digerakkan naik dan turun. Indikasi tak berfungsinya komponen ini biasanya terdeteksi dari tidak adanya suara sama sekali ketika switch digerakkan.
Regulator
Regulator merupakan komponen yang berfungsi untuk memegang kaca jendela yang terhubung dengan motor power window. Kerusakan pada regulator biasanya pada geriginya yang sudah tipis dan tak mampu menerima putaran dinamo dengan sempurna. Sedangkan pada regulator yang menggunakan kabel, biasanya kabel ini putus sehingga menyebabkan regulator tak dapat menaik-turunkan kaca jendela.
Jalur kaca / rel
Komponen ini merupakan inti dari perlindungan sistem power window. Umumnya konstruksi rel terdiri dari dua jenis material yakni karet ataupun kain beludru. Rusaknya komponen ini menyebabkan kerusakan yang sistemik, sehingga mengganggu seluruh komponen.
Selain itu, ketika jalur kaca sudah terhambat maka kaca tak akan mampu berjalan sempurna dan bisa keluar dari jalurnya. Hal ini yang menyebabkan kaca berpotensi tergores akibat bergesekan dengan benda lain selain karet penjepit. “Biasanya pada komponen karetnya getas atau banyak kotorannya, langkah paling awal Anda bisa mengoleskan shampo pada sekitar kain beludru atau karet penjepit. Lalu biarkan kaca Anda naik dan turun agar shampo merata dengan sendirinya,” ungkap Said, dari Salfin Motor Reparasi Power Window, di Pusat Onderdil ITC Fatmawati Duta Mas Lt. II No. 5 Jakarta Selatan.
Meski terlihat rumit, namun perawatan pada power window sebenarnya mudah. Sebab, komponen-komponen yang disebutkan tadi ternyata dapat dijaga hanya dengan melakukan perhatian pada jalur kaca/rel dan karet penghalang air. “Bila karet penjepit sudah getas baiknya langsung diganti, bisa malfungsi dan merusak komponen lainnya bila dibiarkan terlalu lama,” jelas Said.
Yang patut menjadi perhatian, jangan menggunakan minyak atau oli untuk membersihkan karet penjepit kaca. Karena oli justru dapat membuat material karet menjadi cepat mengeras, dan minyak memungkinkan debu melekat pada rel kaca.
Sliding Door
Penggunaannya yang mudah membuat beberapa pemilik kendaraan dengan pintu geser abai dengan perawatannya. Paling gampang, lalai membersihkan debu atau kotoran di rel. Akibatnya pergerakan pintu menjadi terhambat atau bahkan macet.
Kelalaian selanjutnya, adalah tidak melakukan pelumasan berkala pada bearing dan rel pintu geser. Oleh karena tidak ada lapisan yang melumasi, kerja bearing menjadi kurang lancar. Akibatnya pintu seret dan kadang diiringi dengan suara berdecit.
Dp Rentcar - Namun sebaliknya, “Membubuhkan terlalu banyak gemuk bisa menjadi penyebab kerusakan pintu geser. Bearing dan rel memang memerlukan grease agar kinerjanya menjadi lancar. Tapi gemuk yang berlebihan justru akan semakin mengikat debu dan kotoran,” ungkap Roni, dari Modifikasi Art Spesialis Sliding Door, Jl. Malaka Baru No. 58 Pondok Kopi Jakarta Timur.
Ada lagi kebiasaan lain yang turut menyumbang rusaknya pintu geser, yaitu membuka atau menutup pintu geser dengan keras (pada tipe manual). Hentakan atau benturan yang keras dapat menyebabkan pengait pintu rusak atau tidak bisa mengunci dengan sempurna. Kebiasaan membuka pintu terlalu lama turut membuat usia pakai komponen pintu geser menjadi berkurang. Korbannya adalah karet pintu. Komponen ini berguna untuk mencegah air, udara panas, dan kotoran masuk ke dalam bearing pintu. Jika pintu dibiarkan terbuka lama, karet tersebut akan cepat getas atau bahkan robek.
Agar kinerjanya selalu optimal, Anda perlu merawat pintu geser mobil Anda. “Pertama biasakan untuk membuka pintu hingga maksimal. Kemudian ketika membersihkan rel dari kotoran menggunakan kuas yang bersih atau kain,” lanjut Roni. Bila rel sudah bersih dari debu dan kotoran, selanjutnya Anda bisa menyemprotkan cairan degreaser (misalnya WD40) untuk melarutkan kotoran dan sisa pelumas yang sudah kotor. Lalu lap bersih sisa lumuran cairan degreaser.
Langkah terakhir, lumuri rel yang telah bersih dengan grease. Berikan secukupnya, jangan terlalu banyak karena akan menyebabkan kotoran terperangkap. “Gerakkan pintu maju-mundur secara perlahan untuk meratakan gemuk yang tadi sudah diberikan, tak lupa bersihkan sisa-sisa gemuk yang tidak pada tempatnya,” tutup Roni.
Dp Rent Car :
Alamat : Jalan Parang Barong 6 No. 6 Tlogosari Kota Semarang
Telepon: 081363303181, 085741808382, 087832094243
Category: Artikel


0 komentar