Waspadai Distraksi Fitur

Global Desain Website | 07.00 | 0 komentar


DP RentCar -   Awas maut mengintai. Niat “mempermudah” segala sesuatu dalam berkendara dengan keberadaan fitur, memang sah-sah saja.

Apalagi langkah tersebut berupaya untuk menjadikan suasana di kabin menjadi lebih nyaman.

Namun sederet fitur tersebut ada yang memiliki pengoperasian yang tidak sesimpel yang dibayangkan. Butuh berulang kali aktivasi agar sesuai keinginan.

Bisa ditebak, mis-aktivasi pada fitur berdampak gangguan konsentrasi saat Anda mengemudi. Potensi bahaya, sewaktu-waktu bisa menyeruak.

Semisal, saat berkendara Anda tengah mengaktifkan tombol sunroof yang berada di dekat spion tengah seperti pada Kia Sorento atau Mitsubishi Outlander. Maksud hati, ingin membuka atau menutup fitur tersebut, tapi justru konsentrasi terganggu bila ada sesuatu salah atau yang tidak diinginkan.

Begitu pula dengan tombol-tombol aktivasi di sekitar setir. Operasionalnya tidak sesimpel yang dibayangkan. Apalagi bila tombol aktivasinya beragam, tidak sekadar menaik-turunkan suara atau channel audio semata. Tapi dibarengi dengan informasi pada layar MID.

Kerap rasa keingintahuan yang tinggi justru menjadi petaka. Konsentrasi jadi buyar akibat sibuk mencari tahu itu. Lagi-lagi kewaspadaan berkendara menjadi taruhannya.

“Dalam hal ini, ada 2 kegiatan yang dikerjakan sekaligus selama berkendara, dan hal itu berpotensi memecah konsentrasi. Pastikan konsentrasi ke jalan dan sekitar menjadi prioritas,” ujar Dodi Budiona, Instruktur safety driving.
   
Sederet fitur dan kelengkapan sepintas memudahkan namun berpotensi membahayakan     Pastikan kalau fitur dan aktivasinya berjalan dengan baik dan benar


Konsentrasi Buyar

Sebagai informasi kemampuan lapangan penglihatan (visual field) kedua mata terluar manusia bisa melihat hingga sudut 110° secara normal. Artinya meski fokus pada satu objek, secara tidak sadar Anda masih melihat keadaan di sekitar di radius tersebut.

Sementara dengan aktivitas di kokpit lebih dari satu kegiatan, akibatnya justru menjadi bumerang saat melaju dan mengakibatkan antisipasi Anda terhadap situasi jadi lemah. Inilah bahayanya.

Ilustrasinya, segala benda yang berada di baris depan bisa terlihat, meski itu tanpa sadar. Logikanya, objek yang berada di atas dasbor itu tak luput dari pengamatan, terutama yang mencolok dan bergerak. Tentu saja termasuk tombol aktivasi fitur canggih yang ada.

Bahkan fitur voice command seperti diaplikasikan pada Ford All New Focus yang notabene mengandalkan suara juga berpotensi membahaya.

Distraksi berkendara ditimbulkan akibat command yang tidak bisa diterjemahkan dengan baik oleh komputer.

Celakanya, Anda akan terus memberikan perintah via suara. Jelas konsentrasi Anda terganggu akibatnya.

Bijaknya, Anda kenali “bahasa” voice command mobil Anda dengan baik untuk mereduksi kondisi ini.

Makin parah kalau kondisi ini terus menganggu Anda sepanjang perjalanan. Selain bakal merusak konsentrasi, otak bakal menjadi cepat lelah akibatnya.

Idealnya, saat mengemudi, pandangan Anda tetap berkonsentrasi pada jalan, sementara objek lainya hanya sebagai latar. Itu terkait dengan teori figure & ground. Jalan sebagai figure (objek utama) dan ground (latar) merupakan sesuatu di sekitarnya. Tidak sebaliknya.

Nah, bila ada yang tidak berfungsi dengan baik berakibat fatal. Konsentrasi menjadi terpecah dan bisa berakibat insiden yang tidak diinginkan.

Antisipasi dan waktu reaksi Anda menjadi lemah saat berkendara. Bercermin dengan kondisi ini, jelas memprihatinkan. Pengendara mesti sadar potensi bahaya yang membatasi konsentrasi berkendara.

Awas, mengoperasikan fitur seperti sistem audio sembari berkendara.

Dp Rent Car :
Alamat : Jalan Parang Barong 6 No. 6 Tlogosari Kota Semarang Telepon:  081363303181, 085741808382, 087832094243

Category:

Yayasan Wakaf Bina Amal:
Menerima donasi, sedekah atau zakat untuk kegiatan-kegiatan sosial Yayasan Wakaf Bina Amal, call center 085641023867

0 komentar