Jaga Kondisi Biar Tetap Maksi

Global Desain Website | 07.00 | 0 komentar


Dp Rentcar - Efisiensi mobil dalam me­ngolah bbm dipengaruhi banyak faktor. Kesehatan mobil sendi­ri merupa­kan faktor yang memberi kontribusi besar.

Intinya adalah menjaga mobil tetap prima. Enggak cuma mesin semata, kondisi supensi dan ban juga mesti rutin dicek untuk memastikan dalam setting terbaik.

Nah, berikut ini beberapa check list yang bisa Anda gunakan untuk menjaga kondisi mobil tetap baik dan mampu mengolah bbm dengan efisien. Mari kita simak bersama-sama.

Servis berkala
Servis berkala di bengkel merupakan cara terbaik untuk menjaga performa mobil dan kemampuan mengolah bbm dalam level optimal. Umumnya servis berkala berlangsung setiap kelipatan 5.000 km, 7.500 km, atau 10.000 km.

Uji emisi berkala
Lakukan uji emisi kendaraan secara berkala, setahun dua kali atau minimal sekali. Dengan menganalisis kandungan CO dan NOx dalam gas buang akan diketahui kondisi sistem pembakaran kendaraan dan memperkirakan penyakitnya.

Bersihkan atau ganti filter bensin berkala
Filter bensin atau bahan bakar sering lupa dibersihkan. Tahukah Anda filter yang kotor bisa memberi kontribusi pada penurunan tenaga, dan efi­siensi pengolahan bbm. Soalnya, ko­toran bisa ter­bawa masuk ke injektor kemudian menghambat ker­ja­nya.

Gunakan oli sesuai rekomendasi
Selalu menggunakan oli yang sesuai dengan rekomendasi produsen mobil. Perhatikan kode kekentalan yang dianjurkan, misalnya SAE 10W-30 atau 15W-50 agar oli bisa melumasi, mendinginkan dan me­lindungi mesin secara optimal.

Bersihkan filter udara

Membersihkan filter udara sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu banyak. Lakukan seminggu sekali. Filter udara yang bersih akan memberikan pasokan udara yang bersih dengan vo­lume optimal. Sehingga pro­ses pem­bakaran me­sin tetap ber­ada di kondisi terbaik.

Kabel aki sehat
Periksa kondisi kabel-ka­bel aki. Bila sudah getas atau berkarat lekas ganti. Pasalnya, kabel yang kondisinya tidak sehat akan membuat alternator bekerja makin keras. Kalau alternator bekerja lebih be­rat, maka mesin juga akan me­lakukan hal serupa. Sehingga pada ujungnya konsumsi bbm akan meningkat.

Geometri suspensi
Geometri suspensi memberikan kontribusi pada efisiensi bahan bakar. Khususnya setelan toe-in atau toe-out. Bila settingnya tidak sesuai spesifikasi akan menyebabkan hambatan pada roda. Jadi sebaiknya toe diset sesuai rekomendasi dari produsen mobil.

Tekanan angin ban yang sesuai
Pakai ban dengan tekanan angin sesuai spesifikasi kendaraan. Data tersebut bisa dilihat di buku panduan pemilik, atau label di pilar pintu pengemudi. Bila tekanan angin di bawah standar akan meningkatkan rolling resistance ban. Otomatis tenaga mesin yang dibutuhkan untuk menggulirkan ban lebih besar.

Sensor oksigen dalam kondisi baik

Khusus untuk mobil yang sudah 5 tahun ke atas, sensor oksigen mesti diperiksa kondisinya. Soalnya tugas utamanya adalah membaca emisi gas buang dan menyampaikan informasi tersebut ke ECU. Komputer mobil kemudian mengolah data tersebut untuk memerintahkan jumlah bahan bakar yang harus disemprotkan via injektor agar memperoleh campuran udara-bahan bakar yang ideal

Pakai ban dengan hambatan gulir rendah

Ban low rolling resistance (hambatan gulir rendah) bisa membantu meningkatkan efisiensi bbm. Biasanya ban ini merupakan produk dengan embel-embel Eco seperti GT Radial Champiro Eco atau Bridgestone Ecopia. Soalnya, ban yang mudah mengelinding akan memiliki hambatan gulirnya rendah.
  
Spooring dan balancing
Stabilitas roda tidak hanya mempengaruhi ke­nyamanan dan handling kendaraan, tapi juga mem­beri kontribusi pada pengematan bbm. Bila roda tidak balans bisa menimbulkan beban tambahan untuk menggulirkan kendaraan.

Dp Rent Car :
Alamat : Jalan Parang Barong 6 No. 6 Tlogosari Kota Semarang Telepon:  081363303181, 085741808382, 087832094243

Category:

Yayasan Wakaf Bina Amal:
Menerima donasi, sedekah atau zakat untuk kegiatan-kegiatan sosial Yayasan Wakaf Bina Amal, call center 085641023867

0 komentar