Cara Cek Rem Mobil Usai terjang Banjir
Dp Rentcar - Musim hujan belum juga usai. Tapi jangan tunggu musim hujan selesai untuk melakukan pengecekkan terhadap komponen pengereman. Perangkat yang bertugas mereduksi kecepatan kendaraan ini merupakan bagian vital dari setiap jenis kendaraan, khususnya mobil.
Saat hujan, seringkali para pengemudi kerap acuh dengan medan jalan yang dihadapi. Alhasil berbagai rintangan termasuk genangan dan banjir pun kerap diterjang.
Apalagi merasa mobilnya memiliki ground clearance tinggi, dan kondisi mesin tetap prima pasca menerjang banjir. Seringkali kita akhirnya menjadi acuh untuk mengecek kondisi rem. "Biasanya penyakit-penyakit pada rem muncul saat musim hujan," ungkap Jimmy H. Susanto, Workshop Head Auto2000 Kalimalang, Jakarta Timur pada Auto Bild Indonesia.
Diungkapkannya yang pernah memimpin Auto2000 di daerah rawan banjir seperti Pluit, problema para pengguna kendaraan ketika datang ke bengkel umumnya adalah seputar rem. "Komponen ini berada di wilayah yang kerap terkena air saat menerjang genangan, dan seringkali dibiarkan," imbuh Jimmy.
Hal itu menurutnya merupakan potensi utama yang menyebabkan kinerja perangkat pengereman menurun. Sialnya, ketika kita lalai mendeteksi anomali yang terjadi pada perangkat ini, maka biaya yang harus ditanggung untuk memperbaikinya ke kondisi semula pun akan membengkak.
Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda perhatikan dan waspadai di sektor rem pasca menerjang genangan. Kami membaginya dalam dua jenis dan diklasifikasikan berdasar pada jenis remnya, yakni tromol ataupun piringan cakram.
TROMOL/DRUM
Rem tromol umumnya digunakan di ban belakang. Kelemahan rem jenis ini adalah pasca menerjang genangan, umumnya air yang masuk akan menggenang di dalam tromol. Efeknya adalah timbul korosi pada ruang tromol dan tertimbun. Apalagi jika setelah menerjang genangan, kendaraan lalu diparkir beberapa hari.
"Jika pasca menerjang genangan kendaraan langsung diparkir untuk waktu lama, karat akan mengendap di antara brake shoe dan ruang tromol," ungkap Ekowati, Technician Leader Auto2000 Kalimalang. Hal ini akan menyebabkan fungsi rem parkir macet dan ban seolah terkunci di bagian belakang.
Deteksi kerusakkan yang terjadi pun cenderung mudah-mudah-sulit. Lantaran Anda harus sedikit peka terhadap bunyi dan anomali yang terjadi pasca menerjang genangan. Bunyi decit yang tak terlalu keras di bagian roda belakang ketika roda direm mengindikasikan ada kotoran dan air di ruang tromol. Jalankan kendaraan hingga rem berfungsi normal dan decit hilang. dan jangan gunakan rem parkir untuk beberapa waktu hingga rem berfungsi benar-benar normal.
Jika rem sudah terindikasi tidak normal, segera bawa ke bengkel untuk dibongkar dan dibersihkan agar fungsi rem parkir dapat bekerja dengan prima dan tak mengunci
REM CAKRAM/ DISC BRAKE
Pada rem jenis ini, cenderung cukup mudah mendeteksinya. Namun sekali lagi, jika lalai maka proses yang dibutuhkan untuk mengembalikan ke kondisi semula memakan biaya yang tinggi. Antara lain untuk mengganti brake pad hingga membersihkan piringan cakram dengan komprehensif.
"Cakram jika berkarat adalah hal yang umum timbul setelah melewati genangan dan tak langsung dibersihkan," imbuh Ekowati. Jika tak langsung dibersihkan memang tak semerta merta menurunkan performa pengereman dengan drastis, namun karat tersebut jika menumpuk akan membuat brake pad tak memberikan tekanan yang merata pada piringan cakram.
Imbas terburuk yang bisa diperoleh dari membiarkannya dalam jangka panjang adalah brake pad akan habis tak merata dan mengikis piringan cakram. Solusinya adalah langsung bersihkan piringan cakram dengan air bertekanan untuk mengusir air kotor dari piringan dan kaliper. Tak perlu menggunakan sabun karena berpotensi menimbulkan korosi.
ABS
Mobil dengan perangkat ABS di sistem remnya, perlu pemeriksaan lebih lanjut jika terindikasi gangguan pada sistem ABS. Biasanya indikator ABS akan menyala baik itu berkedip maupun menyala terus jika terjadi gangguan pada sistem ini. Penyebabnya sama, yakni kotoran yang menghalangi sensor untuk membaca sistem rem. Cukup sampaikan pada mekanik di bengkel resmi untuk melakukan pengecekkan di sistem ABS.
Perhatikan!
Pasca menerjang genangan atau banjir, jangan kemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Kemudikan kendaraan secara perlahan sambil menginjak pedal gas dan rem secara bersamaan. Hal ini bertujuan agar kampas rem lebih cepat mengering sehingga sistem dapat kembali bekerja optimal.
Category: Artikel


0 komentar