Waspadai Kondisi Tak Terduga

Global Desain Website | 08.19 | 0 komentar




DP RentCarMenempuh perjalanan baik di dalam maupun luar kota, memiliki risiko. Namun perjalanan luar kota memiliki risiko yang sedikit berbeda dibanding di dalam kota. Situasi dan kondisi jalan yang tak terduga lebih beragam.

Di beberapa kondisi, baik bentuk jalan, jenis kendaraan yang dijumpai maupun potensi bahayanya bisa berbeda. Mengemudi defensive menjadi langkah bijak untuk melakukan perjalanan berlibur Anda.

Selain itu, faktor cuaca seperti hujan deras dan kabut juga turut mempengaruhi. Nah, kami kumpulkan beberapa hal yang perlu dicermati serta potensi risikonya. Harapannya tentu agar perjalanan berlibur Anda bisa makin aman.

WASPADAI KENDARAAN BESAR

Kendaraan bertonase besar lazim dijumpai ketika perjalanan ke luar kota. Yang perlu diwaspadai dari kendaraan ini adalah ketika proses mendahuluinya.

Dengan bodi truk atau bus yang panjang, pertimbangkan kepadatan lalu lintas dan kemampuan akselerasi mobil Anda sebelum menyalip. Terlebih jika mobil Anda dimuati banyak penumpang plus barang bawaannya yang membuat beban mobil makin besar.

JANGAN SEMBARANG BERHENTI

Berhenti di pinggir jalan umumnya karena ingin istirahat atau ada keperluan mendesak lain, semisal untuk menerima panggilan ponsel. Namun berhenti atau parkir di pinggir jalan ini perlu memperhatikan beberapa faktor.

Seperti lebar jalan, tingkat kepadatan lalu lintas serta ada atau tidaknya area untuk memarkir mobil. Risikonya adalah tertabrak kendaraan yang sedang melaju. Jadi cari tempat yang aman dengan memposisikan mobil benar-benar di pinggir jalan. Melipat spion samping menjadi langkah antisipasi berikutnya.


LUBANG DAN GELOMBANG

Kondisi jalan inilah yang banyak dijumpai di berbagai daerah di Tanah Air. Melewati dengan kecepatan tinggi, risikonya bisa beragam. Terlebih mobil Anda memiliki beban besar, minim penerangan jalan, jalan tertutup air ketika hujan atau tinggi permukaan jalan tak sama.

Risikonya mobil terpental, ban kehilangan traksi, mobil hilang arah dan sulit dikendalikan. Sulit pula untuk melakukan pengereman di atas jalan seperti ini.

Kurangi kecepatan ketika Anda mendapati kondisi jalan di depan mencurigakan. Hindari mengerem kuat sambil melintas di atas lubang atau gelombang jalan.

PENYEBRANGAN JALAN

Faktor inilah yang perlu mendapat perhatian ekstra bagi pengemudi ketika memasuki area yang ramai. Penyeberang jalan di sini bisa saja orang, motor, becak atau lainnya. Kondisi serupa juga bisa ditemui ketika melewati ‘pasar tumpah’.

Mengurangi kecepatan adalah langkah tepat. Anda pun memiliki cukup waktu dan ruang untuk mengerem atau menghindar. Lakukan kontak mata dengan penyeberang jalan dan gunakan klakson secukupnya untuk berkomunikasi.

HUJAN

Rambu permukaan jalan licin ketika hujan memang dapat digunakan untuk antisipasi dengan mengurangi kecepatan. Tapi selain itu, makin terbatasnya visibilitas menjadi kendala yang dihadapi.

Permukaan aspal tanpa marka dan penerangan jalan dapat terlihat hitam pekat. Sulit untuk melihat kondisi permukaan dan sisi jalan dari jarak cukup jauh. Waspadai pula cipratan air dari mobil lain. Walau hanya sesaat, tapi semakin tinggi laju mobil Anda, jarak yang ditempuh mobil tanpa Anda bisa melihat jalan akan semakin jauh pula.

Jadi kinerja wiper, kondisi lampu depan dan kaca depan perlu dipersiapkan sebelum keberangkatan. Selain itu, kurangi kecepatan sambil memperbesar jarak dengan mobil di depan.

KABUT

Selain hujan, kabut juga mengurangi jarak pandang. Menyalakan lampu depan, foglamp depan dan belakang dapat bermanfaat untuk membantu pandangan dan memberi informasi keberadaan Anda.

Untuk mengantisipasi tabrakan, kurangi kecepatan dan tambah jarak dengan mobil di depan. Ketika menemui persimpangan, sebaiknya buka sedikit kaca jendela. Tujuannya agar Anda bisa mendengar suara kendaraan lain yang mendekat.

JALAN PERBUKITAN

Perbukitan memiliki bentuk jalan yang berliku, menanjak dan menurun hingga tanah longsor. Biasanya, di area ini ada rambu yang menunjukkan kerawanan jalan.

Jalan berliku memang membuai terlebih didukung indahnya pemandangan. Terpenting adalah Anda tetap menjaga agar ban tetap memiliki traksi dan grip memadai. Artinya tak perlu memaksa menyalip di tanjakan maupun melaju cepat di turunan berliku. Beri jarak yang memadai dengan kendaraan di depan.

MENGUNTIT MOBIL BESAR

Berada di belakang mobil besar seperti bus dan truk, terlebih menguntit,
membuat pandangan ke depan jadi terhalang. Padahal dengan pandangan
jauh ke depan, dapat memberi waktu dan ruang untuk mengerem atau
menghindari lebih dini seperti tabrakan beruntun yang terjadi di depan.

Jadi, atur jarak agar Anda dapat melihat jauh ke depan dan upayakan menyalip dengan cepat begitu ada kesempatan yang aman.

Dp Rent Car :
Alamat : Jalan Parang Barong 6 No. 6 Tlogosari Kota Semarang Telepon:  081363303181, 085741808382, 087832094243

Category:

Yayasan Wakaf Bina Amal:
Menerima donasi, sedekah atau zakat untuk kegiatan-kegiatan sosial Yayasan Wakaf Bina Amal, call center 085641023867

0 komentar